bibitparfum.com Cara Menyembuhkan Virus Corona | Studi Kasus Berdasarkan Fakta - Grosir Bibit Parfum Refill -->

Cara Menyembuhkan Virus Corona | Studi Kasus Berdasarkan Fakta

Cara Menyembuhkan Virus Corona | Studi Kasus Berdasarkan Fakta 

Virus Corona yang awal penyebaran di Kota Wuhan Cina, banyak sekali fakta yang bisa kita buka dan dijadikan referensi bagaimana cara kita memandang dan memahami proses penyebaran dan cara menyembuhkan virus corona - Covid 19. 

Berikut ini tips yang dapat anda lakukan untuk mencegah terinfeksi virus corona, yaitu ; 

1. Sering mencuci tangan memakai sabun selama 20 detik menggunakan sabun dan air mengalir.
cara mencegah virus corona

2. Selalu menggunakan Masker N99 atau N100.
Masker N99 dan N100 juga bisa menjadi pilihan Anda untuk melakukan pencegahan virus corona. Pemanfaatan masker ini justru lebih baik dibandingkan N95. 

Masker respirator N99 dan  N100 berfungsi melindungi diri dari berbagai virus dan polusi dari luar, termasuk virus corona. kedua masker ini memiliki tiga lapisan penyaring (filter), yaitu lapisan pertama berfungsi menjebak partikel kasar seperti debu dan pasir, dan lapisan kedua untuk menyaring partikel-partikel yang masuk. 

Sementara lapisan terdalam berguna memberantas pengotor gas seperti senyawa organik yang mudah menguap dan bau busuk. Sebab, lapisan tersebut terbuat dari karbon aktif. 

Masker N99 dapat menyaring udara hingga 99 persen. Sedangkan masker N100 bisa menyaring udara hingga 100 persen. Dan yang terpenting juga tahan lama.

cara menyembuhkan virus corona

3. Mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Vaksin virus corona


4. Memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan. 
obat corona virus

5. Selalu menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga didalam rumah dan istirahat yang cukup.

6. Menghindari sumber infeksi dengan tetap berada didalam rumah.
cara menghindari cirus corona

7. Tidak mengonsumsi daging yang belum dimasak.
cara mengobati virus corona

8. Jika sedang mengalami flu jangan keluar rumah. 


Obat corona virus

Menurut Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang sekaligus Dekan FK UNS, Dr. Reviono, dr., Sp.P (K) gejala awal virus corona meliputi batuk, demam, kesulitan bernafas, serta ada riwayat kontak dengan pasien positif terkena virus corona atau pernah bepergian ke luar negeri terutama negara terdampak Virus Corona. Jika mengalami gejala tersebut segera datang ke Pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan tindakan medis. 

Menurut Dr. Reviono kasus virus corona di Wuhan, Cina telah menelan korban jiwa mencapai 3261 orang yang mayoritas adalah orangtua dan sebelumnya memiliki riwayat penyakit kronis seperti Ginjal, Hepatitis, Diabetes, Hipertensi, dll. Sedangkan 96% penderita telah sembuh karena tidak memiliki riwayat penyakit kronis dan mayoritas usia mereka tergolong masih muda sehingga memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik.


“96% pasien ini sembuh dengan sendirinya karena hingga saat ini belum ada vaksin virus corona.  Sebagai contoh jika kita terkena flu, tidak minum obat pun bisa sembuh karena virus dengan umurnya bisa mati sendiri,” jelasnya.

Dr. Reviona mengatakan jika di dalam tubuh kita terdapat interferon yaitu protein alami yang diproduksi oleh tubuh sebagai bentuk respon tubuh untuk melawan senyawa berbahaya yang masuk kedalam tubuh, salah satunya seperti virus.

Jika kita memliki sistem kekebalan tubuh yang baik maka produksi interferon cukup, sehinggavirus bisa terkendali pertumbuhannya dan mati dengan sendirinya. Namun jika kita memiliki sistem imun yang rendah atau sudah berusia tua dan meiliki riwayat penyakit kronis, produksi interferon oleh tubuh tidak cukup dan virus akan tumbuh terus.

Oleh karena itu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap tinggi dengan cara menjaga kebugaran tubuh, cukup istirahat, makan makanan bergizi, minum air yang banyak dan tetap berada dirumah akan sangat baik mengingat kondisi saat ini.